Monday, February 20, 2012

Pioneering


PIONEERING
Pioneering
Bidang Tali Temali
Dalam artian sederhana artinya adalah Bangunan Darurat.Tali temali kita sering mencampuradukkan antara tali, simpul dan ikatan. Hal ini sebenarnya berbeda sama sekali. Tali adalah bendanya. Simpul adalah hubungan antara tali dengan tali. Ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lainnya, misal kayu, balok, bambu dan sebagainya.
Macam simpul dan kegunaannya
1. Simpul ujung tali
Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas
2. Simpul mati
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin
3. Simpul anyam
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering
4. Simpul anyam berganda
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan basah
5. Simpul erat
Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan
6. Simpul kembar
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin
7. Simpul kursi
Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan
8. Simpul penarik
Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar
9. Simpul laso
Untuk gambar macam-macam simpul dapat dilihat di bawah ini:

 
Macam Ikatan dan Kegunaannya:
1. Ikatan pangkal
Gunanya untuk mengikatkan tali pada kayu atau tiang, akan tetapi ikatan pangkal ini dapat juga
digunakan untuk memulai suatu ikatan.
2. Ikatan tiang
Gunanya untuk mengikat sesuatu sehingga yang diikat masih dapat bergerak leluasa misalnya
untuk mengikat leher binatang supaya tidak tercekik.
3. Ikatan jangkar
Gunanya untuk mengikat jangkar atau benda lainnya yang berbentuk ring.
4. Ikatan tambat
Gunanya untuk menambatkan tali pada sesuatu tiang/kayu dengan erat, akan tetapi mudah untuk melepaskannya kembali. Ikatan tambat ini juga dipergunakan untuk menyeret balik dan bahkan ada juga dipergunakan untuk memulai suatu ikatan.
5. Ikatan tarik
Gunanya untuk menambatkan tali pengikat binatang pada suatu tiang, kemudian mudah untuk
membukanya kembali. Dapat juga untuk turun ke jurang atau pohon.
6. Ikatan turki
Gunanya untuk mengikat sapu lidi setangan leher
7. Ikatan palang
8. Ikatan canggah
9. Ikatan silang
10. Ikatan kaki tiga
Untuk gambar macam-macam ikatan dapat dilihat di bawah ini:


Contoh pioneering:
 

Sebelum Mempraktekan betulan membuat menara pandang, sebaiknya anda membuat maket/ menara pandang mini. Hal tersebut mengajarkan bahwa sebelum kita membuat/ membangun suatu bangunan besar atau gedung sebaiknya merancang dalam bentuk kecil/ maket.
           Tentu saja untuk membuat menara pandang ini dibutuhkan bambu yang sudah dipersiapkan dengan ukuran kecil dan benang kasur secukupnya. Nah untuk jenis simpul atau ikatannya tentunya anda bisa melihat di bab pionering. Membuat menara pandang termasuk salah satu kegiatan ketrampilan pioneering.
Contoh Pioneering Bentuk Lain:


 Gb: Pioneering Bentuk Scorpion, Naga dan Garuda

     Di atas adalah kreatifitas dari berbagai simpul. Namun tingkat kesulitan juga akan melanda saat membuat. Jika seseorang itu mempunyai ide yang kreatif, maka dia bisa menciptakan hasil karyanya itu dalam berbagai bentuk. Selamat mencoba dengan kreasi masing-masing . . .

Tuesday, February 14, 2012

Sebatas Patok Tenda


SEBATAS PATOK TENDA
 
Dendangkan lah suara hati ini
Suara hati yag ingin ku dendangkan
Tak mampu untuk kusampaikan
Kan ku ungkapkan lewat laguku

*Berawal dari perkemahan ini
Rasa itupun hadir dihatiku
Menghiasi relung sukmaku
Cinta bersemi dibumi perkemahan

Oh..Mungkinkah rasa cinta ini
Akan abadi untuk selamanya
Rasa ini semakin membelenggu
Cinta lokasi dibumi perkemahan

Reff: Akankah cintaku sebatas patok tenda
Tenda terbongkar sayonara cinta
Akankah cintaku sebatas patok tenda
Tenda terbongkar sayonara cinta
Back to * Reff

Thursday, January 26, 2012

SASTRA LISAN


ESSAY
PERMAINAN TRADITIONAL
PUNAHNYA PERMAINAN EGRANG DI DESA SUMBERJO JOMBANG

SEJARAH
Egrang atau jangkungan adalah bambu, galah atau tongkat yang digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Egrang berjalan adalah egrang yang diperlengkapi dengan tangga sebagai tempat berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki, untuk tujuan berjalan selama naik di atas ketinggian normal. Di dataran banjir maupun pantai atau tanah labil, bangunan sering dibuat di atas jangkungan untuk melindungi agar tidak rusak oleh air, gelombang, atau tanah yang bergeser. Jangkungan telah dibuat selama ratusan tahun.
            Dalam sebuah desa juga banyak memainkan, dahulunya digunakan orang untuk berjalan. Karena didaerah itu sering banjir(ngecembeng), maka dari itu jangkungan ini adalah alat untuk berjalannya. Semakin berkembang pesatnya dunia teknologi dan ilmu pengetahuan, jangkungan/ egrang jarang dipakai. Karena alatnya yang kuno(kata orang), namun masa kecil yang tak terlupakan dahulu sangat indah, selain dibuat alat berjalan. Bagi anak kecil dipakai juga untuk permainan yang menyenangkan. Selain itu juga pada saat bulan purnama banyak anak-anak keluar rumah dan memainkan alat egrang ini. Ditambah lagi para orangtua yang juga mendampingi anak-anaknya untuk melihat acara ramai-ramai tersebut. Di permainan ini juga masih harus didampingi orang dewasa, karena permainan egrang adalah permainan yang membutuhkan banyak keseimbangan dalam berdiri menginjakkan kaki  diatas bambu, galah, tongkat yang tingginya sekian meter. Dalam posisi berdiri, seseorang yang memainkan juga harus waspada ketika mempertahankan keseimbangannya itu. Permainan ini cukup mudah, tinggal naik diatas bambu tadi, lalu menjaga keseimbangan badan saat berjalan.
            Ada juga yang memakai tempurung(bathok) kelapa dan kaleng bekas. Namun alat ini yang digunakan mudah/ kurang kuat dibandingkan dengan bambu, galah, tongkat tadi. Dikarenakan tempurung dan kaleng bekas tadi bahannya yang kurang kuat. Kaleng tadi terdiri dari logam seng, sedangkan tempurung kalau terlalu kering, tempurungnya bisa mudah retak. Jika masih basah, tempurungnya juga sulit untuk dibuat berjalan.

CARA MEMBUAT
Bahan/ Alat:  (1.) 3bilah Bambu/ tongkat/ galah (ukuran panjang sesuka pembuatnya),
                        (2.) Bekas ban dalam,
                        (3.) Paku payung (ukuran menyesuaikan bambu/ tongkat/ galah),
            (4.) Cat warna (untuk motif/ mengecat)
Pertama: Ambil 2 bilah bambu/ tongkat/ galah. Misalkan kita mau membuat ukuran 2m. Dan 2 bilah lagi dengan ukuran 15cm/ sama dengan ukuran kaki kita, yang nantinya dibuat pijakkan. Dan penyanggahnya dengan ukuran mencapai sudut 800.
Kedua: Ukuran yang bambu 15cm tadi kita talikan ke bambu ukuran yang panjang tadi/ yang dibuat tonggakan dengan bekas ban dalam. Lalu terakhir kita rapatkan dan rapikan dengan paku payung. Jangan lupa penyanggahnya juga dipaku dan dberi ban dalam.
Ketiga: Bila menginginkan yang lebih nyaman lagi. Pijakkan yang kaki yang dibuat tadi dilapisi dengan ban dalam. Supaya kaki kita tak sakit/ merasa nyaman ketika diinjakkan. Dan terakhir, bila ingin lebih kreasi. Maka bambu tadi kita cat/ beri motif sesuai dengan selera kita.


ATURAN PERMAINAN
            Pada saat bermain dibutuhkan minimal 2 orang untuk bertanding. Dan lebih banyak lebih baik/ ramai dalam permainan ini.
(1.)  Peserta permainan diharapkan tidak boleh saling mendorong/ menyenggol pada saat permainan ini dimulai atau pada saat berjalan.
(2.)  Jika ada yang mendorong, maka langsung dikeluarkan dari arena.
(3.)  Peserta dimulai dari garis Start/Mulai, dan diakhiri dibatas garis Finish/Selesai yang telah ditentukan bersama-sama.
(4.)  Peserta yang mencapai garis Finish/Selesai dengan mengikuti aturan dengan baik. Maka peserta itu adalah pemenangnya.         
Dalam aturan permainan ini tidak dibatasi volumenya, namun pada masa kecil kita sering belajar bersikap jujur sesuai aturan yang disepakati. Didalam permainan ini juga diperbolehkan menambahi aturan-aturan permainan. Sesuai dengan kesepakatan bersama peserta tersebut.

            FILOSOFI PERMAINAN
            Disalah satu pepatah jawa mengatakan “perlakonan tekan ngendi-ngendi kuwi jelas ono pangartenan”. Artinya didalam sebuah gerakan/ hal, semuanya ada arti/ filosofinya masing-masing.
            Sama halnya dengan filosofi dari permainan ini, jika diulas maka tak cukup untuk membahasnya. Namun ada beberapa bagian tertentu yang dapat kita ambil manfaatnya. Seperti berdiri diatas egrang:
a.) Yakni kita sebagai manusia yang mempunyai akal dan fikiran harusnya tahu, selama kita hidup harus bergerak. Kalau kita tidak bergerak dan hanya bisa diam saja, maka akan jatuh. Kalau dalam egrang tadi kita juga akan jatuh ketanah.
b.) Ketika menjaga keseimbangan, kita dituntut didunia juga harus waspada dalam kehidupan ini. Karena banyak sekali hambatan dan masalah yang timbul.
            c.) Saat kita berjalan dengan egrang, dalam dunia seakan akan ada kita yang bergerak, tapi kita lah yang menumpang kehidupan pada Tuhan.
            d.) Ingatlah bahwa garis Mulai permainan dan akhir permainan adalah banyak mengalami tantangan, yaitu semakin cepat kita dan semakin jujur kita dalam permainan. Maka dalam kehidupan Tuhan akan memberi 10kali kehidupan yang tak terduga di hidup kita.








Facebook: Amir Caesar Racana

Monday, January 16, 2012

SANDI RACANA

SANDI RACANA RASDIN NASDIN


 
Kak Siaga Pandega

SEMANGAT DAN HARAPAN

SEMANGAT DAN HARAPAN

Tak cukup waktuku bertanya-tanya
Aku tak melarang kau melakukan apa
Semua rasa ingin menyatu
Apa sebenarnya hijabnya itu?
Kenapa juga aku harus mengeluh
Tak ada gunanya...
Rautan tatap wajahnya yang semakin buatku semangat
Semangat untuk mendapatkan cintanya
Semuanya harus dengan jalan-Nya

Yakin yang akan mendapatkan tujuan akhir
Tak ada yang akan buatku lemah, kecuali Dia

Dalam doaku, Semoga keikhlasannya muncul
Dan tulusnya tampak dari sikapnya
Sekarang aku mau menuruti apa yang sebenarnya terbaik bagimu
Dengan tulus dan ikhlas dan ikhlas aku berproses
Segala yang ada kembali tiada

Tapi harapan tak aka putus
Hanya dengan sekali atau beberapa kali...

Sesungguhnya waktu juga menjadi saksi



Oleh: Amirul Muslimin_Bahtra Indonesia_2008 – E

Friday, October 28, 2011

Kemah Hijau Ekoregional 2011


KEMAH HIJAU EKOREGION JAWA 2011


Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa (PPEJ) bekerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Timur dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) serta SKPD se Kabupaten Jombang mengadakan Kemah Hijau Ekoregion Jawa 2011 dengan tema “Kota dan Perubahan Iklim” pada tanggal 26—27 Oktober 2011 di Kabupaten Jombang. Namun pelaksanaannya kita mulai 25-28 Oktober 2011 dari pihak. Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk melaksanakan komunikasi/kampanye dan pendidikan lingkungan dini usia sekaligus memilih duta pramuka ekoregion jawa, yang diharapkan dapat menanamkan kepedulian dan cinta terhadap lingkungan dengan mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.
            Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Jombang selama 2 (dua) hari ini, dibuka oleh Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup RI, yang ditandai dengan penanaman pohon langka sekaligus pencanangan Hutan Kota Tanaman Langka TPA Jombang. Sejalan dengan tema tersebut di atas, maka pokok bahasan dalam kegiatan ini dibagi dalam 3 (tiga) bahasan utama, yaitu (1) Pengelolaan Hutan; (2) Pengelolaan Sumber-sumber Air; dan (3) Pengelolaan Sampah.
            Peserta berjumlah 250 orang (31 regu), merupakan perwakilan dari (1 regu) anggota pramuka yang berasal dari Sekolah Berwawasan Lingkungan (SBL) dan atau sekolah Adiwiyata di wilayah DAS Solo dan sekitarnya, serta perwakilan (1 regu) peninjau dari wilayah propinsi lainnya (DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan DIY).
            Metode ajar yang dikemas dalam bentuk fun game, kelompok maupun kompetisi. Selain memberikan wawasan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, kegiatan ini juga akan melatih guru-guru pendamping dalam penyusunan silabus pendidikan lingkungan terkait 3 (tiga) pokok bahasan tersebut di atas.
            Selama pelaksanaan kegiatan, dilakukan penilaian terhadap peserta kemah dan akan dipilih tiga peserta terbaik, yaitu terbaik 1, 2 dan 3, yang selanjutnya disebut sebagai duta pramuka ekoregion jawa. Sebagai salah satu penerapan sistem reward, maka seluruh peserta pada akhir kegiatan kemah akan mendapatkan sertifikat keikutsertaan kegiatan Kemah Hijau Ekoregion Jawa 2011.
            Kegiatan yang didukung oleh elemen Pramuka Kwarcab Jombang, LSM Lestari Yogyakarta dan LSM Ecoton Jawa Timur ini, diharapkan memiliki nilai positif bagi dunia pendidikan, terutama pendidikan lingkungan hidup, dan kegiatan ini akan terus dikembangkan pada kemah-kemah hijau berikutnya.






Jombang, 28 Oktober 2011
Oleh: Kak Amir

Sunday, October 9, 2011

JOTA-JOTI INTERNATIONAL



Jambore On The Air (Jota) dan Jambore On Internet (JOTI) adalah acara tahunan dimana sekitar 500.000 Pramuka da nKepanduan dari seluruh dunia melakukan kontak satu sama lain dengan sarana radio amatir dan internet. Pada tanggal 14 – 16 Oktober 2011, akan dilaksanakan Jota dan Joti Internasional. Kwartir Daerah Jawa Timur u.p Dewan Kerja Daerah Jawa Timur siap ikut berpartisipasi serta menjadi Stasiun Induk di Jawa Timur.

            Pelaksanaan Jota-Joti untuk wilayah Jawa Timur kali ini tidak jauh beda dengan kegiatan sebelumnya, untuk Jota Stasiun Induk Kwarda Jatim menggunakan 2 pesawat pada 2 Meter band di Frekuensi 145.40 MHz dan 40 meter band di Frekuensi (7.080 MHz) serta untuk Joti kali ini media yang digunakan adalah chat blog join ke http://dkdjawatimur.blogspot.com.

            Rollcall pembukaan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur akan dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Oktober 2011 pukul 09.00 WIB pada frequensi 7,080 MHz (40 meter band), frequensi 145,46 MHz ( 2 meter band), dan rollcall penutupan akan dilaksanakan pada hari Minggu 16 Oktober 2011 pukul 10.00 WIB.

            Yang menjadi Harapan kami pada Jota-Joti Internasional saat ini lebih banyak yang ikut berpartisipasi dan berperan aktif, karena ini momen yang tepat untuk rekan-rekan dapat bertukar cerita, berbagi pengalaman budaya yang berbeda dengan Para Pandu diseluruh Dunia juga bersenang-senang yang merupakan bagian dari kegiatan Pramuka. Agar rekan-rekan dapat mengikuti jalannya kegiatan Jota-Joti Internasional 2011dengan baik, jangan lupa ikuti sesuai arahan pada Petunjuk Pelaksanaan yang dapat di Download pada  http://dkdjawatimur.blogspot.com

Mari ramaikan Jota-Joti Internasional 2011, selamat berJota-Joti Kawan.(gtn)

         Tanggal 15-16 Oktober 2011 besok kita berkomunikasi dengan rekan" Pandu se Dunia. di Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet. Di kegiatan ini selain komunikasi biasa tentu banyak pengetahuan, skills dan game yang bisa kita lakukan bersama-sama melalui jaringan komunikasi. Jangan lupa ya Kakak" semuanya...Ini adalah logonya n Tiskanya juga lho...

Participation Card 2011
  
Logo Jota-Joti 2011